cerita terbit dan tenggelamnya cahaya di kota the city of the lights

Cerita Terbit Dan Tenggelamnya Cahaya Di Kota The City Of Lights

Andalusia. Satu kata yang mungkin sekarang telah hilang sejarah dan kebudayaannya. Meninggalkan diri pada setumpuk lembaran buku dan bangunan-bangunan tua menjadi saksi bisu bahwa dulu pernah ada sebuah kota indah cemerlang secemerlang pemikiran para penghuninya yang berkutat pada ilmu dan penemuan baru serta berbaur dengan yang lain untuk memecahkan setiap permasalahan kehidupan. Namun andalusia mengajarkan bagaimana sejarah dan budaya menyatukan yang berbeda menjadi bersatu tanpa memandang kelemahan maupun kelebihan masing-masing karena semua saling melengkapi satu dengan yang lain.

Kota andalusia berada di wilayah negara turki. Nama andalus berasal dari kata al andalus dalam bahasa arab. Sejarah dimulai sekitar 1000 tahun yang lalu. Kekayaaan alam seperti  pertanian dan bijih tambang menarik perhatian para pedagang fenisiauntuk melakukan transaksi perdagangan. Mereka membentuk koloni di wilayah pesisir di kawasan cadiz, hueleva, dan malaga. Muncul phoenician dan tartessos misterius pada abada masehi di suatu tempat di andalusia barat.

Pusat pemerintahan andalusia berada di cordoba

pusat pemerintahan andalusia berada di cordoba

Ketika zaman romawi masih berkuasa pada abad ke 3 SM. Cordoba dimana tempat pertumbuhan ilmu agama dan ilmu pengetahuan saling melengkapi dan berjalan beriringan sehingga pada zamannya semua ilmu berkembang sangat pesat. Cordoba dianggap paling berjaya di kekaisaran romawi sehingga dikenal dengan sebutan the city of lights sebelum gelar itu berpindah pada kota paris yang terkenal dengan menara eiffel-nya. Terdapat suatu tulisan yang mencatat bahwa masyarakat cordoba telah mengenal penerangan sebelum bangsa barat. Sehingga itu menandakan bahwa penemuan barat merupakan terusan dari penemuan ilmu dan teknologi yang telah di lakukan oleh umat islam. Masyarakat coroba melakukan transaksi perdagangan dengan roma berupa tembaga, zaitun, perak, dan garum( bumbu pedas yang berasal dari ikan).

Di masa pemerintahan bani umayyah banyak capaian ekspansiyang Telah dilakukan baik dari timur hingga barat dengan wilayah kekuasaan islam sangat luas. Pada zaman al walid ibn al malik yang berpusat di damaskus umat islam melakukan ekspansi ke semenanjung iberiayang berada di wilayah spanyol dan portugal.Bagi bangsa eropa tentu kedatangan islam memberikan pengaruh besar terhadap perubahan peradaban bangsa eropa seperti yang tergambar pada kejayaan kota cordoba, pusat pemerintahan andalusia.

Hal inilah awal cahaya menerangi kegelapan yang menyelimuti benua eropa. Sehingga cahaya itu memberikan ruh berupa ilmu pengetahuan banyak masyarakat andalusia yang sangat giat menuntut ilmu apabila tidak maka dianggap suatu aib. Oleh karena itu, andalusia dikenal sebagai negara pusat ilmu pengetahuan dengan berbagai macam kepustakaan sehinggi tumbuhlah dengan pesat perpustakaan di seluruh kota dan mulai pula dibangun masjid yang megah. Bangunan tegak berdiri dengan hiasan penuh estetika  dibarengi perkembangan ilmu pengetahuan dan penelitian berkembang pesat sehingga memberikan sumbangsih besar bagi ilmu pengetahuan dan peradaban.

Abada ke8 merupakan abad keruntuhan andalusia hal itu ditandai dengan ditaklukannya kerajaan granada oleh aliansi kerajaan di andalusia.  Granda pun jatuh pada tahun 1492 M. Disamping itu ada beberapafaktoryang mendalangi keruntuhan andalusia. Yaitu,

Gaya hidup yang boros dan berfoya-foya bagi kaum penguasa. Hal ini menyebabkan sikap tawadu’ semakin berkurang dan uang rakyat oun menjadi taruhannya. , terlalu sibuk mengelola kehidupan dunia sehingga hilanglah semangat jihad. Sikap foya-foya menjadikan diri lupa diri bahwa masih ada kehidupan lain setelah kematian. Dan terakhir merebaknya berbagai kemaksiatan dan kemungkaran dibiarkan.

One Comment to “Cerita Terbit Dan Tenggelamnya Cahaya Di Kota The City Of Lights”

  1. ini dia yang dicari buat tugas sekolah hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *